img-a-purple
img-b-y

Sekilas Tentang Halofina

Di tahun 2017, halofina memulai langkahnya sebagai perusahaan perintis di bidang teknologi keuangan yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui literasi keuangan.

Rendahnya tingkat literasi keuangan mengakibatkan kerugian yang besar. Untuk itu, halofina dirancang dalam bentuk aplikasi mobile dengan fitur edukasi keuangan di dalamnya agar mampu meningkatkan literasi keuangan sekaligus memberikan wadah bagi masyarakat untuk dapat berkontribusi dalam perkembangan keuangan Indonesia melalui investasi berbasis tujuan (goal-based investing).

Asset Kisah Kami Background
img-a-green
img-a-red
Kisah Kami Background

Yang mendasari kami

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2017 mencatat hasil survey tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia masih berada di posisi terbawah dibandingkan tiga negara ASEAN lainnya (Singapura, Malaysia dan Thailand).

96%
Singapura
81%
Malaysia
78%
Thailand
29,7%
Indonesia

Hal tersebut mengakibatkan banyak masyarakat Indonesia memiliki manajemen keuangan yang kurang baik dan terlibat dalam investasi bodong, sehingga Indonesia harus mengalami kerugian sampai dengan Rp 106 triliun selama 10 tahun terakhir.

Halofina berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan dengan memberikan akses kepada penasihat keuangan dan manajemen keuangan menjadi memungkinkan bagi siapa saja. Dibuat dalam bentuk aplikasi mobile dengan sifatnya yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan penggunanya.

img-a-green
img-a-red
img-c-y

Kenalkan Adjie & Eko

Adjie Wicaksana

Adjie Wicaksana

CEO Halofina

Sejak muda Adjie Wicaksana telah tertarik untuk ambil bagian dalam dunia kewirausahaan, terutama berwirausaha sosial. Minat inilah yang membuat Adjie terjun langsung berwirausaha setelah lulus dari Teknik Industri ITB di tahun 2010.

Setelah itu, adjie pun melanjutkan untuk mengambil gelar Master di University of Southern California di bidang Social Entrepreneuship. Saat ini Adjie aktif di Organisasi Sosial Pusat Inovasi dan Pengembangan Masyarakat (ICDC Indonesia), Pemuda Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) Los Angeles, dan Global Shapers Community - World Economic Forum.

Selain itu, Adjie bergabung sebagai salah satu fasilitator 'Pelatihan Seri Kelas Keuangan UKM Kreatif BEKRAF' dengan spesialisasi bahan pengelolaan keuangan bisnis.

Eko Pratomo

Eko Pratomo

Praktisi Keuangan

Eko Pratomo adalah mantan CEO dan penasihat senior dari salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia. Eko telah aktif dalam dunia keuangan dan investasi reksadana selama lebih dari 20 tahun. Telah menulis beberapa buku, termasuk "50 Financial Wisdom" dan "Berwisata ke Dunia Reksadana".

Saat ini Eko, pendiri Financial Wisdom, juga secara rutin menulis di kolom Kontan dan mengisi siaran radio Smart Financial Wisdom di Smart FM setiap hari Rabu. Bersama istrinya, Eko dan Dian mendirikan Yayasan Syamsi Dhuha untuk membantu pembawa lupus dan low vision.

Yayasan tersebut memperoleh apresiasi Sasakawa Health Prize tahun 2012 dari WHO di United Nation Office Geneva, Swiss.

Adjie dan Eko percaya bahwa kemajuan sebuah bangsa akan sangat ditentukan oleh kolaborasi dari pengalaman generasi senior dan dengan semangat dan inovasi generasi muda. Keyakinan ini menciptakan sebuah misi:

“Enhancing people’s live through financial education and solution”

Dan tahun ini Adjie dan Eko mulai mencari orang-orang berbakat untuk membangun misi ini bersama-sama.

Tertarik untuk bergabung?

download icon

Dapatkan aplikasi Halofina secara gratis di App Store dan Google Play melalui ponsel anda.

app store halofina google play halofina